Bagan Organisasi

Contoh Bagan Struktur Organisasi Masjid Terlengkap

Referensi visual struktur kepengurusan masjid dan musholla dari berbagai model — sederhana, standar Kemenag, DMI, NU, hingga masjid modern.

Gratis selamanya · Manajemen keuangan ISAK 35 · Website masjid otomatis

📖 Ringkasan

Kumpulan contoh bagan dan struktur organisasi masjid — dari model sederhana musholla, standar Kemenag, DMI, hingga masjid besar. Siap diadaptasi untuk takmir masjid Anda.

Acuan: SK Dirjen Bimas Islam DJ.II/802/2014 · Tim TAQMIR
1.200+ masjid memakai TAQMIR
Panduan resmi Kemenag
Generator AD/ART gratis
Oleh Tim TAQMIR ·

Bagan organisasi masjid menggambarkan siapa memimpin, siapa melapor ke siapa, dan bagaimana tugas terbagi antar bidang. Tanpa bagan yang jelas, pengurus baru sering kebingungan soal wewenang dan jalur koordinasi. Halaman ini mengumpulkan berbagai contoh dari model paling sederhana hingga masjid besar. Untuk memahami tugas dan tanggung jawab tiap jabatan, baca dulu susunan pengurus musholla atau tupoksi lengkap DKM.

Model Sederhana — Musholla dan Masjid Kecil

Struktur minimal yang bisa langsung diterapkan. Cukup enam jabatan: ketua, sekretaris, bendahara, dan tiga koordinator bidang.

Ketua Musholla / Masjid
Sekretaris Bendahara
Bidang Idarah Bidang Imarah Bidang Ri'ayah
Contoh struktur pengurus masjid sederhana untuk musholla
Contoh bagan struktur musholla dan masjid kecil

Standar Kemenag (SK Dirjen DJ.II/802/2014)

Model resmi Kementerian Agama membagi kepengurusan ke dalam tiga pilar: idarah (administrasi), imarah (pemakmuran), dan ri'ayah (pemeliharaan). Cocok dipakai sebagai acuan penyusunan AD/ART masjid.

Model Dewan Masjid Indonesia (DMI)

Struktur DMI umumnya lebih formal dengan dewan pengurus, bidang-bidang spesifik, dan lembaga pendukung. Banyak dipakai masjid berbadan hukum atau yang terdaftar di DMI setempat.

Model Masjid NU dan Muhammadiyah

Model Masjid Besar dan Modern

Masjid dengan program kerja luas menggunakan struktur berlapis: ketua umum, sekretaris umum, bendahara, wakil bendahara, ketua bidang, sekretaris bidang, hingga departemen operasional.

Cara Menyusun Bagan Organisasi Masjid

  1. Tentukan program kerja dulu — struktur mengikuti kebutuhan kegiatan, bukan sebaliknya
  2. Petakan bidang yang dibutuhkan berdasarkan program: pendidikan, sosial, pemeliharaan, ekonomi
  3. Susun hierarki: ketua umum → staf inti → ketua bidang → seksi/departemen
  4. Gambar bagan dengan kotak jabatan dan garis wewenang — garis solid untuk komando, garis putus untuk koordinasi
  5. Tetapkan masa bakti — lihat panduan masa bakti pengurus takmir
  6. Tuangkan ke AD/ART — gunakan Generator AD/ART TAQMIR secara gratis
  7. Siapkan agenda musyawarah saat pergantian pengurus — lihat template susunan acara pemilihan ketua DKM

💡 Tip TAQMIR: Setelah bagan disahkan, input pengurus ke dashboard TAQMIR dengan peran masing-masing. Sistem otomatis membatasi akses sesuai jabatan — bendahara hanya melihat keuangan, sekretaris mengelola jadwal, ketua memantau semua modul.

Pertanyaan Umum

Bagaimana cara membuat bagan organisasi masjid?
Mulai dari program kerja masjid, tentukan bidang-bidang yang dibutuhkan, lalu susun hierarki ketua → sekretaris/bendahara → ketua bidang → seksi/departemen. Gunakan contoh bagan di halaman ini sebagai acuan.
Apa struktur organisasi masjid paling sederhana?
Model minimal: ketua, sekretaris, bendahara, plus tiga koordinator bidang idarah, imarah, dan ri'ayah — cocok untuk musholla dan masjid kecil.

Kelola Masjid Lebih Profesional dengan TAQMIR

Catat keuangan, publikasikan laporan ke jamaah, dan kelola data pengurus — semua dalam satu dashboard gratis.

Daftar Gratis Sekarang