😔
Keluhan nyata pengurus masjid: "Bendahara kami bingung beda PSAK 45 dan ISAK 35. Akhirnya laporan keuangan kita nggak sesuai standar, dan waktu audit dari yayasan malah dipertanyakan."
Standar Akuntansi Nirlaba

Apa itu ISAK 35 dan Bagaimana Cara Menerapkannya di Masjid?

ISAK 35 adalah standar akuntansi IAI yang wajib digunakan semua organisasi nirlaba Indonesia — termasuk masjid — sejak 2020. Panduan ini menjelaskan cara kerjanya dalam bahasa pengurus masjid, bukan bahasa akuntan.

Gratis selamanya · Setup < 10 menit · Tanpa kartu kredit

📖 Jawaban Singkat

ISAK 35 (Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan No. 35) adalah panduan resmi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang mengatur cara menyajikan laporan keuangan untuk entitas berorientasi nonlaba, termasuk masjid, yayasan, dan organisasi keagamaan di Indonesia.


Berlaku sejak 1 Januari 2020, ISAK 35 menggantikan PSAK 45 yang sebelumnya digunakan. Perbedaan utama: klasifikasi dana disederhanakan dari tiga kategori menjadi dua — aset neto tanpa pembatasan dan aset neto dengan pembatasan dari pemberi dana.


Masjid yang menerapkan ISAK 35 wajib menyusun empat laporan: Laporan Posisi Keuangan, Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, dan Laporan Arus Kas. Penerapannya tidak memerlukan akuntan — TAQMIR mengotomatiskan keempat laporan ini dari pencatatan transaksi harian pengurus masjid.

Sumber: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), ISAK 35 berlaku efektif 1 Januari 2020.
Digunakan 1.200+ masjid di 34 provinsi
Laporan otomatis sesuai ISAK 35
Tanpa perlu ilmu akuntansi
Didukung BSI & IAI
Oleh Tim TAQMIR · ·
Diverifikasi oleh: Konten mengacu pada ISAK 35 — Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan No. 35 yang diterbitkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), berlaku efektif 1 Januari 2020 untuk entitas nirlaba termasuk masjid.
Komponen Laporan

4 Laporan Wajib dalam ISAK 35

ISAK 35 mewajibkan organisasi nirlaba menyajikan empat laporan keuangan. Berikut penjelasan masing-masing dan cara TAQMIR mengotomatiskannya untuk masjid.

1
Laporan Posisi Keuangan
Setara dengan "neraca" di entitas komersial. Menyajikan aset (kas, inventaris masjid, tanah/bangunan), liabilitas (utang), dan aset neto — yang dalam ISAK 35 dibagi menjadi aset neto tanpa pembatasan dan dengan pembatasan dari pemberi dana.
Dibuat otomatis oleh TAQMIR
2
Laporan Penghasilan Komprehensif
Mencatat seluruh pendapatan masjid (infaq, zakat, sedekah, wakaf, donasi program) dan beban (operasional, gaji marbot, kegiatan ibadah, renovasi). Menggantikan istilah "laporan laba rugi" karena masjid tidak mencari laba.
Dibuat otomatis oleh TAQMIR
3
Laporan Perubahan Aset Neto
Menjelaskan perubahan saldo aset neto dari awal hingga akhir periode — akibat surplus/defisit operasional, reklasifikasi dana, dan pembatasan dari donatur. Menunjukkan apakah masjid "tumbuh" atau "menyusut" secara finansial.
Dibuat otomatis oleh TAQMIR
4
Laporan Arus Kas
Menyajikan aliran uang masuk dan keluar selama periode berjalan, dikelompokkan ke aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Membuktikan masjid tidak mengalami defisit kas meski laporan surplus.
Dibuat otomatis oleh TAQMIR
Perbandingan

PSAK 45 vs ISAK 35: Apa yang Berubah?

Banyak masjid masih menggunakan format PSAK 45 yang sudah tidak berlaku sejak 2020. Ini perbedaan utamanya yang perlu Anda ketahui.

Aspek ❌ PSAK 45 (sudah tidak berlaku) ✅ ISAK 35 (berlaku sejak 2020)
Nama laporan posisi keuangan Neraca Laporan Posisi Keuangan
Klasifikasi dana Tidak terikat / Terikat sementara / Terikat permanen Tanpa pembatasan / Dengan pembatasan
Laporan aktivitas Laporan Aktivitas Laporan Penghasilan Komprehensif
Standar penyusutan aset Bebas (tidak ada panduan spesifik) Mengacu SAK umum dengan penyesuaian nirlaba
Catatan atas laporan keuangan Minimal, tidak ada template baku Wajib, mencakup kebijakan akuntansi signifikan
Status berlaku Sudah dicabut IAI Berlaku sejak 1 Januari 2020
Panduan Praktis

Cara Menerapkan ISAK 35 di Masjid Anda

Lima langkah ini bisa dilakukan oleh bendahara masjid — bahkan tanpa latar belakang akuntansi — menggunakan TAQMIR.

1
Identifikasi semua sumber pendapatan masjid
Pisahkan pendapatan berdasarkan jenisnya: infaq jumat, zakat mal, zakat fitrah, sedekah umum, wakaf, donasi renovasi, dan pendapatan lain. ISAK 35 mengharuskan transparansi per kategori.
💡 Di TAQMIR: setiap kategori donasi punya rekening terpisah yang dicatat otomatis.
2
Kategorikan beban operasional
Catat semua pengeluaran: honorarium imam/marbot, listrik, air, perawatan bangunan, perlengkapan ibadah, kegiatan sosial, dan lainnya. Kelompokkan sesuai aktivitas masjid.
💡 Di TAQMIR: pilih kategori beban dari menu dropdown — tidak perlu mengetik kode akun.
3
Catat aset masjid dan nilai penyusutannya
Inventarisasi aset tetap masjid: bangunan, genset, AC, karpet sajadah, sound system. ISAK 35 mewajibkan pencatatan aset tetap lengkap dengan estimasi umur manfaat.
💡 Di TAQMIR: fitur manajemen aset mencatat nilai perolehan dan penyusutan otomatis.
4
Pisahkan dana terikat dari dana bebas
Jika ada donasi untuk tujuan khusus (renovasi mihrab, beasiswa TPA, pembangunan sumur wakaf), dana tersebut harus dilaporkan terpisah sebagai "aset neto dengan pembatasan" — tidak boleh dicampur dengan kas operasional.
💡 Di TAQMIR: setiap program donasi memiliki dashboard dan laporan tersendiri.
5
Generate laporan lengkap satu klik
Setelah semua transaksi tercatat, generate keempat laporan ISAK 35 sekaligus: Laporan Posisi Keuangan, Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, dan Laporan Arus Kas. Siap digunakan dalam LPJ dan rapat DKM.
💡 Di TAQMIR: tombol "Generate Laporan" menghasilkan PDF siap cetak dalam hitungan detik.
Pertanyaan Umum

FAQ: ISAK 35 untuk Masjid

Apakah ISAK 35 wajib untuk masjid biasa (bukan yayasan besar)?

Ya, ISAK 35 berlaku untuk semua entitas berorientasi nonlaba di Indonesia yang menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK, termasuk masjid skala kecil. Meski tidak ada sanksi hukum langsung untuk masjid yang tidak menggunakannya, laporan ISAK 35 menjadi syarat bagi masjid yang menerima dana dari lembaga donor, yayasan, atau pemerintah.

Apa perbedaan ISAK 35 dengan PSAK 45 yang lama?

PSAK 45 secara resmi dicabut IAI dan digantikan ISAK 35 per 1 Januari 2020. Perubahan utama: (1) nama laporan berubah, (2) klasifikasi dana disederhanakan dari tiga kategori menjadi dua, dan (3) format laporan lebih selaras dengan standar SAK umum. Masjid yang masih pakai format PSAK 45 perlu melakukan penyesuaian.

Apakah bendahara masjid harus jadi akuntan untuk bisa menerapkan ISAK 35?

Tidak. Prinsip ISAK 35 sebenarnya sederhana: catat semua uang masuk dan keluar, pisahkan per kategori, dan laporkan dengan transparan. Yang membuat repot selama ini adalah format manual. Dengan TAQMIR, bendahara cukup mencatat transaksi — sistemnya yang menghasilkan laporan sesuai ISAK 35 secara otomatis.

Berapa lama waktu untuk beralih dari pembukuan manual ke ISAK 35 digital?

Dengan TAQMIR, setup awal memerlukan waktu sekitar 30–60 menit: input saldo awal, daftar akun, dan konfigurasi kategori donasi. Setelah itu, setiap transaksi baru dicatat dalam 1–2 menit, dan laporan ISAK 35 bisa di-generate kapan saja. Tidak perlu input ulang data historis jika Anda mulai dari periode baru.

Apa itu "aset neto dengan pembatasan" dan "tanpa pembatasan" dalam ISAK 35?

Aset neto tanpa pembatasan adalah dana bebas — bisa digunakan untuk keperluan operasional masjid sesuai kebijakan pengurus. Contoh: infaq jumat rutin. Aset neto dengan pembatasan adalah dana yang diberikan donatur untuk tujuan spesifik — misalnya donasi "khusus renovasi toilet" atau "wakaf sumur". Dana ini tidak boleh dipakai untuk keperluan lain tanpa persetujuan donatur.

Apakah laporan ISAK 35 dari TAQMIR sudah diakui oleh auditor atau lembaga resmi?

Format laporan TAQMIR mengikuti struktur ISAK 35 yang diterbitkan IAI. Laporan yang dihasilkan mencakup keempat komponen wajib dengan pengungkapan yang sesuai standar. Untuk keperluan audit formal oleh KAP (Kantor Akuntan Publik), auditor tetap akan memverifikasi data sumber — namun laporan TAQMIR menjadi dokumen kerja yang valid dan terstruktur.

Mulai Laporan Keuangan ISAK 35 Hari Ini

Tidak perlu rekrut akuntan. Tidak perlu belajar software rumit. TAQMIR menghasilkan keempat laporan ISAK 35 secara otomatis — cukup catat transaksi seperti biasa.

Setup < 10 menit · Gratis selamanya · Data bisa diekspor kapan saja