Tentang Masjid Ainul Jariyah
Sekilas sejarah Masjid Ainun Jariyah Masjid Ainun Jariyah terletak di dusun Ngelak Rt 11 rw 04 Jangkaran Temon Kulon Progo D.I.Y. Masjid telah ada sejak lama sekitar tahun tujuh puluhan, awalnya bernama masjid Mustajabah, menempati tanah dari Rngt Sastra dikrama dan pak Dullah.Masjid tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas mulai dari sholat lima waktu, sholat jumat dan kegiatan ngaji pagi, siang hingga malam hari, bahkan remaja remaja saat itu selalu tidur di masjid dan saat subuh pun juga ngaji al qur'an hingga kitab kitab salafiyah. Dan sekitar tahun 90 an masjid terkena pelebaran jalan dandles hingga dilakukan pembongkaran masjid mustajabah bagian depan hingga bangunan tinggal serambi masjid dan dibangunkan masjid baru di selatan balai desa Jangkaran, dengan nama masjid mustajabah merupakan masjid jami' di tingkat kelurahan atau desa jangkaran, akhirnya masjid yang dibongkar atau serambinya dinamakan masjid Ainul jariyah yang dimaknai matane jariyah, karena merupakan tanah milik Rgtn Sastra dikrama adapun tanah milik pak Dullah telah hilang menjadi jalan raya, dan dikemudian hari masjid Ainul Jariyah berganti nama menjadi Ainun Jariyah yang bermakna Ainun Jariyah karena status tanah di atas namakan cucu dari Rgtn Sastra dikrama yang bernama Ahmad Affandi sebagai nama wakif atas nama tersebut, dan nadzir perorangan yang diketuai R.Murtakil Humam.Sudah pernah diikrarkan di KUA kapanewon Temon.Pada tahun tujuh puluhan Imam sholat Jumat KH Asroi, saat berhalangan Imam digantikan Kyai Syatibi, adapun khotib berganti ganti antara lain Kyai Syatibi, Muh Tasir BA, Wawu ihwanudin , BA. Bilal dan muadzin Wakidi alias Hardi Sumarto dan Biwafiqudin Adapun Kyai Syatibi merupakan Imam masjid sholat lima waktu dan pengasuh kegiatan ngaji harian pagi habis subuh, sore hari hingga malam hari. Bahkan masjid tersebut menjadi tempat pendidikan MTS Jangkaran di siang hari. Dan di saat masjid bernama Masjid Ainul Jariyah imam sholat Jumat dan Tarawikh masih KH Asroi baru Sepeninggal KH Asroi, imam masjid sholat jumat dan tarawih Kyai Syatibi, dan beberapa khotib saat itu antara lain Kyai Syatibi, Malkan, Muhamad sururudin, Murtakil Humam. Dan sepeninggal kyai syatibi imam sholat Jumat berganti ganti Muhamad sururudin, murtakil Humam, Biwafiqudin .Dan tahun 2000 putra KH Asroi pulang dari Batam dan menjadi imam sholat jumat dan Tarawih masjid Ainun Jariyah dan bersama pengurus takmir masjid lainnya mendirikan TPI Bani Arif kegiatan madrasah diniyah di siang hingga sore hari yang melibatkan pengajar putra putri keturunan dari Bani Arif antara lain Drs Muttaqi Mukhit dan isteri, Hj Jazimah Syatibi, Hj Wasingah Hardani, Muhamad sururudin, Siti Muhtaromah, binti Mu'awanah, amanatul khoiriyah, Zainatul Millah, Darrojatur rofiah, Imam ahmad Hanafi,Rahmah. Santri sekitar 200 hingga 300 santri, berasal.dari berbagai desa sekitarnya. Ketua takmir saat itu R Murtakil Humam, BA dan sekertaris Muhamad sururudin. Sepeninggal KH Drs. Muttaqi Mukhit , Imam dan khotib sholat Jumat bergantian.Demikian juga sholat lima waktu . Saat R Murtakil Humam, BA menjadi lurah desa Jangkaran, Takmir masjid berganti Ketua Muhamad Sururudin dan sekretaris Turmudzi.Yang merupakan keturunan Rngt Sastra dikrama dan Dullah , wakif masjid Mustajabah.Adapun imam dan khotib sholat jumat antara lain murtakil Humam BA, Muhamad Sururudin, SAg, Biwafiqudin, Muqoffa Mahyuddin, SAg., M.Hum, Imam ahmad Hanafi, SPd.i adapun Bilal Muh Rosyid .Kegiatan ngaji tetap berjalan setiap sore hari setelah maghrib terutama anak anak dan remaja masjid dan setelah subuh ibu ibu .Dan kultum setelah sholat tarawih beserta kajian keislaman setelah sholat subuh di bulan ramadham masih berjalan hingga saat ini