Pengguna Platform TAQMIR

Masjid Agung Jami'atus-Shalihin

Sulawesi Tenggara
Bagikan X
Terverifikasi di Platform TAQMIR
Website Aktif Donasi QRIS Laporan PSAK Jadwal Sholat

Informasi Masjid Agung Jami'atus-Shalihin

Wilayah
Sulawesi Tenggara
Alamat Lengkap
FHVW+5Q6, Wale, Kec. Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, Indonesia, Wolio , Kota Bau Bau, Sulawesi Tenggara

Tentang Masjid Agung Jami'atus-Shalihin

Masjid ini dibangun pada tahun 1712 oleh Sultan Sakiuddin Durul Alam Kesultanan Buton dan merupakan lambang kejayaan Islam pada masa itu. Para ahli meyakini Masjid ini adalah masjid tertua di Sulawesi Tenggara. Sejatinya ada masjid lain yang lebih tua dibangun pada masa Sultan pertama Buton, Kaimuddin Khalifatul Khamis (1427-1473). Hanya masjid itu terbakar dalam perang saudara di Kesultanan Buton. Selanjutnya, Sultan Sakiuddin Darul Alam, yang memenangi perang tersebut membangun Masjid Agung Wolio untuk mengganti masjid yang terbakar.Masyarakat setempat percaya Masjid ini dibangun di atas pusena tanah (pusatnya bumi). Pusena tanah tersebut berupa pintu gua di bawah tanah yang berada tepat di belakang mihrab. Disebut pusena tanah karena dari gua konon terdengar suara azan dari Mekkah.Namun cerita itu dibantah Imam Masjid Agung Wolio, La Ode Ikhwan. Lubang di masjid itu sebenarnya adalah pintu rahasia untuk menyelamatkan Sultan Buton jika diserang musuh. Di dalam lubang ada lima jalan rahasia ke sejumlah tempat di kompleks benteng. Salah satu jalan rahasia itu ada yang tembus ke selatan benteng.[2] Ketika masjid ini direhabilitasi pertama pada masa Sultan Muhammad Hamidi pada 1930-an, pintu gua ditutup semen sehingga liangnya menjadi kecil dan sebesar bola kaki. Agar tak menimbulkan persepsi lain dari masyarakat, lubang ditutup dan di atasnya dibuat tempat imam memimpin salat.Masjid Agung Keraton Buton tidak memiliki menara. Tetapi, di sisi bangunan sebelah utara berdiri sebuah tiang bendera yang ujungnya lebih tinggi dibanding puncak masjid. Tiang bendera itu juga berfungsi sebagai tempat pelaksanaan hukuman gantung berdasarkan syariat Islam. Tiang bendera itu didirikan tidak lama setelah masjid dibangun. Kayu yang digunakan untuk tiang bendera tersebut dibawa oleh pedagang beras dari Pattani, Siam . Dahulu setiap Jumat dipasang bendera kerajaan yang berwarna kuning, merah, putih, dan hitam di tiang tersebut.Terdapat 12 pintu masuk ke dalam masjid yang salah satu di antaranya berfungsi sebagai pintu utama. Pada bagian depan masjid - di sebelah timur masjid, terdapat serambi terbuka. Di dalam masjid terdapat sebuah mihrab dan mimbar yang terletak secara berdampingan. Keduanya terbuat dari batu bata yang di bagian atasnya terdapat hiasan dari kayu berukir corak tumbuh-tumbuhan yang mirip dengan ukiran Arab.Kayu yang digunakan untuk membangun masjid berjumlah 313 potong sesuai dengan jumlah tulang pada manusia. Jumlah anak tangga masuk masjid 17 buah, sama dengan jumlah rakaat salat dalam sehari. Bedug masjid yang berukuran panjang 99 cm dianalogikan dengan asmaul husna dan diameter 50 cm dimaknai sama dengan jumlah rakaat salat yang pertama kali diterima Rasulullah. Pasak yang digunakan untuk mengencangkan bedug tersebut terdiri dari 33 potong kayu yang dianalogikan dengan jumlah bacaan tasbih sebanyak 33 kali.Di depan pintu utama di antara dua selasar terdapat sebuah guci bergaris tengah 50 sentimeter dengan tinggi 60 sentimeter. Guci itu terhunjam ke lantai semen berlapis marmer. Guci tersebut telah ditempatkan di situ sejak adanya masjid ini sebagai penampungan air untuk berwudu

Peta Lokasi

Koordinat dicatat dari profil masjid di sistem TAQMIR.

Buka di OpenStreetMap
Terverifikasi di TAQMIR
Dikelola langsung oleh pengurus
  • Website publik aktif & terindeks Google
  • Donasi infak & zakat via BSI / QRIS
  • Laporan keuangan terbuka (standar PSAK)
  • Jadwal sholat & agenda selalu terkini
  • Administrasi jamaah berbasis data

Anda pengurus Masjid Agung Jami'atus-Shalihin?

Masuk & perbarui profil masjid
Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir

Yang sering ditanyakan

Pertanyaan Jamaah tentang Masjid Agung Jami'atus-Shalihin

Dari cara berdonasi hingga jadwal sholat di Sulawesi Tenggara — jawaban untuk pertanyaan yang paling banyak dicari tentang Masjid Agung Jami'atus-Shalihin.

Masjid Agung Jami'atus-Shalihin berlokasi di Sulawesi Tenggara. Alamat lengkap: FHVW+5Q6, Wale, Kec. Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, Indonesia, Wolio , Kota Bau Bau, Sulawesi Tenggara. Informasi kontak terkini tersedia di website resmi masjid: https://agung-jamiatus-shalihin-6b18e1073d0269b7b59b049b75b86ce7.m.taqmir.com/.
Donasi infak, sedekah, dan zakat ke Masjid Agung Jami'atus-Shalihin dapat dilakukan langsung melalui agung-jamiatus-shalihin-6b18e1073d0269b7b59b049b75b86ce7.m.taqmir.com. Platform TAQMIR mendukung pembayaran via BSI dan QRIS — cukup scan kode QR atau transfer mobile banking, tanpa unduh aplikasi. Setiap donasi tercatat otomatis dan masuk ke laporan keuangan publik masjid.
Jadwal sholat Masjid Agung Jami'atus-Shalihin diperbarui otomatis setiap hari berdasarkan koordinat GPS lokasi masjid. Kunjungi https://agung-jamiatus-shalihin-6b18e1073d0269b7b59b049b75b86ce7.m.taqmir.com/ untuk melihat waktu Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya, lengkap dengan pengumuman dan agenda kegiatan terbaru.
Ya. Masjid Agung Jami'atus-Shalihin menggunakan sistem pencatatan keuangan TAQMIR yang mengacu pada standar akuntansi syariah PSAK. Laporan pemasukan, pengeluaran, dan saldo dapat diakses secara terbuka melalui website masjid — jamaah tidak perlu meminta laporan secara manual kepada pengurus.
Pendaftaran masjid ke TAQMIR gratis dan dapat dilakukan secara mandiri di app.taqmir.com/signup. Dalam beberapa menit, masjid Anda akan memiliki website aktif dengan subdomain *.m.taqmir.com, sistem donasi BSI & QRIS, dan dasbor keuangan. Paket Masjid Berkah tidak dipungut biaya bulanan.

Bergabung bersama ribuan masjid Indonesia

Masjid Anda juga bisa hadir digital — transparan dan dekat dengan jamaah

Seperti Masjid Agung Jami'atus-Shalihin dan ribuan masjid di Sulawesi Tenggara, Anda bisa mengaktifkan website resmi, donasi online, dan laporan keuangan syariah — tanpa biaya, tanpa kerumitan teknis.

Manajemen Masjid Digital

Pengurus berganti — data keuangan harusnya tidak ikut hilang.

Ribuan DKM kehilangan catatan kas, laporan, dan daftar donatur saat pergantian pengurus. Taqmir menyimpan semua riwayat secara digital dan aman.

Pelajari Taqmir

Direktori Sulawesi Tenggara

Masjid pengguna TAQMIR lainnya di Sulawesi Tenggara

Lihat semua di Sulawesi Tenggara