Nafa Dwi Arini
Nafa Dwi Arini
Blogger & content writer di TAQMIR.com

Kumpulan Khutbah Idul Adha: Pengorbanan Adalah Keteladan Para Nabi

Khutbah Idul Adha untuk Khutbah di Rumah atau di Tempat Terbuka Kecil di Sekitar Rumah

اَلْـحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ . وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ  نَبِيِّنَا مُحَمَّد وَعَلَى اَلِهَ وَ اَصْحَبِهَ وَمَنْ وَّالَاهُ اَمَّا بّعْدُ فَيَاعِبَدَاللهِ أُوْصِيْكُمْ وَأِيَّايَ بِتَقْوَى االلهِ حَقَّ تُقَاتِهِ فَقَدْ فَازَالْمُتَّقُوْنَ  

 اَللهُ اَكْبَرُاللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Alhamdulillah, segala puji kepada Allah yang telah memberikan kesempatan, umur dan iman sehingga kita masih bisa berjumpa dengan hari raya umat Islam, yaitu hari raya Iduladha pada tahun 1441 H ini. Meskipun di tengah cobaan pandemi Covid-19 yang belum ada tanda-tanda selesai ini, sudah selayaknya kita tetap mengucapkan syukur alhamdulillah atas nikmat Allah berupa kesehatan dan kesempatan untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang kita miliki. Karena bagaimana pun, ada golongan yang sekarang sudah meninggal dan berharap agar mereka dihidupkan kembali untuk memperbaiki amalannya dan ada pula yang berharap dengan mengatakan “yaa laitani kuntu turaaba”, mereka berharap agar dulu diciptakan sebagai debu saja, supaya tidak perlu mempertanggungjawabkan amalan-amalan mereka di dunia.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa Lillahil-Hamd.

Iduladha merupakan hari raya kurban dimana kita diminta untuk mengurbankan sebagian harta kita untuk menunjukkan ketaatan kepada Allah. Masyhur diketahui bahwa salah satu dalil dari perintah ibadah kurban ini adalah peristiwa dimana Allah memerintahkan Nabi Ibrahim a.s. untuk menyembelih anaknya, Ismail a.s.. Menyembelih anak yang lama ditinggal bersama ibunya di padang tandus Arab ketika itu. Kalau bukan karena perintah Allah, maka tidak mungkin Ibrahim a.s. tega meninggalkan anak dan istrinya di tempat seperti itu. Pengorbanan Ibrahim tersebut, beliau lakukan untuk menunjukkan dirinya adalah hamba yang taat kepada Rabbnya. Tidak cukup sampai di situ, anak yang dinanti-nanti sebagai penerus pembawa risalah kenabian, kemudian harus ia sembelih dengan tangannya sendiri. Tentu berat sekali hal tersebut bagi Nabi Ibrahim a.s., dan secara logika, lebih berat lagi bagi Nabi Ismail a.s.

Keluargaku yang dirahmati Allah.

Pernahkah kita membayangkan menjadi posisi Ismail a.s., bapak yang meninggalkan diri kita bersama ibu di padang pasir, lalu jarang pulang, dan tiba-tiba datang bercerita bahwa dirinya hendak menyembelih kita dikarenakan mendapat mimpi? Apakah kalau kita menjadi Ismail ketika itu, kita akan termasuk orang yang rela mengorbankan diri kita sebagaimana Nabi Ismail? Belum lagi, jika kita membaca jawaban Ismail a.s. yang diabadikan dalam al-Quran surah ash-Shaaffaat ayat 102,

قَالَ ياَ آبَتِ افْعَلْ ماَ تُؤْمَرُ سَتَجِدُونِي إِنْشاَء اللهُ مِنَ الصَّبِرِينَ

Ia (Ismail) menjawab, wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.

Dalam ayat tersebut, Ismail bahkan memanggil ayahnya dengan kalimat “yaa abati” bukan hanya sekedar “ya abii”. Kata “ya abati” memiliki makna lain daripada sekedar “ya abi”. Kalimat “ya abati” dalam Bahasa Arab menunjukkan makna ayah yang sering pergi, akan tetapi sang anak selalu merindukannya. Panggilan ini menunjukkan kuatnya perasaan seorang anak kepada ayahnya dimana jauh dan dekat tetap dirindukan. Dalam posisi akan disembelih, bahkan Ismail tetap menunjukkan ketegaran, rasa hormat dan sayangnya kepada ayahnya. Itulah pengorbanan Ismail dan keluarga Ibrahim.

Keluargaku yang diberkati Allah.

Tak hanya Nabi Ibrahim, nabi-nabi lain-pun juga diuji dengan hal yang berat. Sebagaimana hadis yang menyatakan,

ياَرَسُولُ اللهِ أَيُّهَا النَّاس أَشَدّـُ بَلَاء: الأَنبِيَاء ثُمَّ الأَمثَالُ فَالأَمثَلُ

Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya? Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, para nabi kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi (maksudnya, yaitu orang-orang di bawah para nabi berdasarkan tingkat kesalehannya).

Dari hadis ini dapat dilihat, bahwa semakin saleh seseorang, maka Allah akan semakin mengujinya untuk membuktikan derajat kesalehannya. Sebagai contoh Nabi Adam diuji dengan anaknya yang membunuh saudara kandungnya. Nabi Nuh juga diuji dengan kekafiran anaknya. Nabi Luth, diuji dengan istrinya. Nabi Muhammad diuji dengan pamannya yang hendak membunuhnya. Serta ujian-ujian lainya yang dialami para nabi. Dari kalangan orang saleh, Asiyah, diuji dengan memiliki suami bernama Firaun. Siti Maryam, diuji dengan memiliki anak tanpa suami. Sayidah Aisyah yang merupakan istri baginda nabi Muhammad pun diuji dengan tidak memiliki keturunan.

Keluargaku yang diridai Allah

Pertanyaanya kemudian, sudah sejauh manakah pengorbanan kita dan kesabaran kita ketika Allah menguji kita? Apakah kita termasuk orang yang bersabar, ataukah kita justru termasuk golongan yang suka mengeluh dan bahkan justru menggugat Allah? Semisal dengan pertanyaan “Ya Allah, apa salah saya hingga engkau menguji saya seperti ini?” Pertanyaan yang justru mengherankan, karena menunjukkan bahwa kita tidak bisa menyadari betapa banyaknya dosa yang telah kita perbuat. Na’udzu billahi min dzalik.

Pada akhirnya, kita yang mengaku beriman akan diuji sebagaimana mereka yang mengaku pintar, akan diuji kepintarannya. Virus Corona dan segala hal yang bersangkutan dengannya juga termasuk ujian dari Allah. Salah satunya adalah ujian keimanan berupa iman terhadap takdir yang Allah berikan kepada kita baik takdir yang baik, mapun takdir yang buruk.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa Lillahil-Hamd

Akhirnya, marilah kita berdoa untuk kebaikan di dunia dan di akhirat kelak bagi seluruh umat Islam baik yang masih hidup di mana pun berada maupun yang sudah meninggal dunia.

لّلَهُمَّ اغْفِرْلِلْمُسِلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعُ قَرِيْبُ مُخِيْبُ الدَّعْوَاتِ يَاقَظِيَ الْحَخَاتِ 

 رَبَّنآ لاَتُزِغْ قُلُوْبَنآ بَعْدَ إِذْ هَذَيْتَنآ وَهَبْ لَنَآ مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ الْوَهَآبُ. رَبَّنآ هَبْ لَنَآ مِنْ أَزْوَاجِنَآ وَذُرِّيَتِنَآ قُرَّةً أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَآ لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا.

رَبَّنَآ أَتِنَآ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَآ عَذَابَ النَّار. سُبْحَانَ رَبكَ رَبّ الْعِزَةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمُ عَلىَ الْمُرْسَلِيْن وَالحَمْدُ ِللهِ رَبّ ِاْلعآلَمِيْنَ وَلَذِكْرُ اللهِ أكْبَر

 واَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَاكَاتُه

Alda Kartika Yudha, Alumni Universitas Al-Azhar, Cairo

Download Materi Kumpulan Khutbah Idul Adha

  1. Khutbah Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 H: #WabahBelumBerakhir
  2. Pengorbanan adalah Keteladan Para Nabi
  3. Idul Adha dan Refleksi Ujian Keimanan untuk Setiap Hamba
  4. Tiga Pelajaran dari Ibadah Hari Raya Iduladha dan Ibadah Nahr
    (Penyembelihan Kurban)
  5. Semangat Kurban Semangat Melawan Covid-19
Manajemen masjid yang baik merupakan harapan kita semua. Dapatkan aplikasi manajemen masjid untuk pemetaan jamaah, pengelolaan keuangan dan kegiatan serta fitur lainnya secara mudah di TAQMIR.com ---------------------------------------------------------------- Sumber:https://suaramuhammadiyah.id/2020/07/25/kumpulan-khutbah-idul-adha-pengorbanan-adalah-keteladan-para-nabi/
Tentang Penulis
Nafa Dwi Arini

Nafa Dwi Arini

Blogger & content writer di TAQMIR.com

Nafa menulis dan menyunting materi edukasi di TAQMIR.com seputar pengelolaan masjid digital: keuangan, layanan jamaah, donasi syariah, dan praktik terbaik pengurus—selaras dengan produk app.taqmir.com.

Profil penulis Tentang TAQMIR

Taqmir.com — aplikasi manajemen masjid untuk pengurus

Dari website dan informasi jamaah, keuangan transparan, donasi syariah, hingga publikasi kegiatan: Taqmir membantu masjid, mushola, dan surau menjalankan administrasi digital dengan rapi dan aman.

Butuh pendampingan? Hubungi tim kami

Tim Taqmir.com membantu pengurus memahami fitur Taqmir—dashboard keuangan, layanan jamaah, integrasi donasi, dan publikasi konten—agar operasional masjid lebih ringan. Kami siap menjawab pertanyaan teknis maupun alur penggunaan sesuai kebutuhan lembaga Anda.

Related Articles

Pencarian Populer

Banyak dicari pembaca minggu ini

Klik salah satu pencarian di bawah untuk melihat halaman layanan terkait. Jika kota Anda berbeda, konsultasikan kebutuhan Anda—kami bantu rekomendasikan halaman yang paling relevan.

Training & Sertifikasi Populer per Kota

Pilih program dan kota untuk melihat detail training dan jadwalnya.

Layanan Populer per Kota

Pilih layanan dan kota untuk melihat halaman yang relevan.

Layanan Penerbitan Ijin Badan Usaha dari urusizin.co.id

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda dengan berbagai sertifikasi resmi yang diakui pemerintah dan industri.

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif.

Pelajari Lebih Lanjut
Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.

Pelajari Lebih Lanjut